Anda Memiliki Rumah di Surga

04 Oktober 2022

Bacaan Hari ini:
Mazmur 23:6 “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.”


Bagi Allah, kemarin, hari ini, dan hari esok Anda saling berkaitan. Seakan-akan Dia berkata kepada setiap orang Kristen, “Aku telah merencanakan kehidupan yang luar biasa ini untukmu. Kebaikan dan kasih-Ku senantiasa menyertaimu selama ini—dan akan terus menyertaimu sepanjang hidupmu. Tapi itu belum semuanya! Aku masih punya sesuatu yang menakjubkan yang telah Kurancangkan untukmu di akhir hari!”

Daud menjelaskan bagaimana Allah menghubungkan kemarin dan hari ini dengan hari esok. Katanya, “Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa” 
(Mazmur 23:6). 
Daud mengingatkan orang percaya tentang bagaimana setelah segalanya berakhir: Kita akan ke surga!

Bersama Allah, kehidupan akan jadi lebih baik dan lebih baik lagi.

Paulus menjelaskan seperti ini: “Karena kami tahu, bahwa jika kemah tempat kediaman kita di bumi ini dibongkar, Allah telah menyediakan suatu tempat kediaman di sorga bagi kita, suatu tempat kediaman yang kekal, yang tidak dibuat oleh tangan manusia” 
(2 Korintus 5:1).

Berapa lama selamanya akan berlangsung? Selama-lamanya!

Suatu hari tubuh Anda akan mati, tetapi tidak dengan roh Anda. Tubuh Anda akan berakhir, tetapi tidak dengan Anda. Anda akan hidup selamanya di salah satu dari dua tempat ini—surga atau neraka. Anda dirancang untuk hidup kekal; tetapi yang jadi pertanyaan adalah mana yang akan jadi selamanya buat Anda.

Mengapa orang Kristen yakin akan masa depan? 
Alkitab berkata, “Maka oleh karena itu hati kami senantiasa tabah, meskipun kami sadar, bahwa selama kami mendiami tubuh ini, kami masih jauh dari Tuhan, … tetapi hati kami tabah, dan terlebih suka kami beralih dari tubuh ini untuk menetap pada Tuhan” 
(2 Korintus 5:6, 8).

Suatu hari Anda akan mati. Jika Anda telah menerima Kristus, Anda akan sampai ke surga. Anda akan terbebas dari rasa sakit, kesedihan, penderitaan, depresi, dan ketakutan.

Allah akan melenyapkan kesedihan Anda, “Dan Ia akan menghapus segala air mata dari mata mereka, dan maut tidak akan ada lagi; tidak akan ada lagi perkabungan, atau ratap tangis, atau dukacita, sebab segala sesuatu yang lama itu telah berlalu” 
(Wahyu 21:4).

Renungkan hal ini:
- Hal-hal apa dalam hidup Anda yang akan ada untuk selamanya?
- Bagaimana sudut pandang kekekalan mengubah aspek kehidupan Anda sehari-hari, seperti cita-cita, rencana, jadwal, dan hubungan Anda?
- Apakah keyakinan Anda akan masa depan Anda bersama Allah terbukti dari cara Anda menjalani hidup Anda? Mengapa atau mengapa tidak?


    Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 25-28; Filipi 1 : 12-30    


Sebagai pengikut Kristus, peganglah kebenaran ini: Yang terbaik belum datang!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional