Apa yang akan Anda Lakukan dengan Karunia yang telah Anda Dapatkan?

10 September 2022

Bacaan Hari ini:
1 Petrus 4:10 “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”


Apakah Anda tahu tujuan Tuhan menciptakan Anda? Apakah Anda tahu apa takdir Anda? Untuk memenuhi takdir Anda, pertama-tama Anda harus mengenali karunia yang telah Tuhan beri. Kemudian, Anda menerima dan menggunakannya sebaik mungkin.

Karunia ini termasuk hal-hal yang di luar kuasa Anda, seperti orang tua Anda, kebangsaan Anda, dan ras Anda. Selain itu juga hal-hal yang membentuk Anda—karunia roh, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda. Inilah hal-hal yang menjadikan diri Anda unik.
Anda punya tanggung jawab untuk memanfaatkan karunia yang telah Allah beri dengan sebaik-baiknya. Namun, sebaliknya, Anda tidak bertanggung jawab atas karunia yang tidak Dia beri. Jadi, jika Anda tidak berbakat secara artistik, Anda tidak diharapkan untuk melukis seperti Rembrandt. Jika Anda tidak tertarik dengan permesinan, kemungkinan besar Allah tidak akan memanggil Anda untuk menolong tetangga lansia Anda mengganti oli.

Allah mengharapkan Anda untuk menggunakan karunia Anda untuk membantu orang lain: “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah” 
(1 Petrus 4: 10).

Ketika Anda sampai di surga, Allah tidak akan membanding-bandingkan Anda dengan orang lain, tetapi Dia akan membandingkan Anda dengan diri Anda sendiri. Apa yang telah Anda lakukan dengan apa yang telah Dia berikan? Apa jadinya seandainya Anda percaya kepada-Nya lebih dalam? 
Roma 14:12 “Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah.”

Perjanjian Lama menceritakan tentang kisah Ester, seorang gadis Ibrani yang menjadi ratu dan menyelamatkan bangsanya. Dia memiliki tiga aset yang diberikan Allah untuk menggenapi takdirnya itu. Dia cerdas, cantik secara fisik, dan memiliki kepribadian yang menarik. Karena sifat-sifatnya itu, “Ester dapat menimbulkan kasih sayang pada semua orang yang melihat dia... Maka Ester dikasihi oleh baginda lebih dari pada semua perempuan lain, dan ia beroleh sayang dan kasih baginda lebih dari pada semua anak dara lain, sehingga baginda mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya dan mengangkat dia menjadi ratu ganti Wasti. 
(Ester 2:15-17).

Allah memberi karunia khusus kepada Ester untuk suatu tujuan. Dan seperti Ester, Anda juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi pelayan yang baik atas karunia-karunia tersebut — menggunakannya bukan untuk kepentingan diri sendiri, tetapi untuk kepentingan orang lain.

Allah menggunakan karunia Ester untuk menyelamatkan orang-orang Ibrani dari raja yang berpotensi membunuh. Bagaimana Allah menggunakan karunia Anda untuk menjadi berkat bagi orang lain?

Renungkan hal ini:
- Untuk mengetahui takdir Anda, Anda perlu mengetahui karunia yang telah diberikan Allah kepada Anda. Buatlah daftar karunia-karunia tersebut, termasuk karunia yang di luar kuasa Anda, seperti keluarga dan budaya Anda serta karunia rohani, hati, kemampuan, kepribadian, dan pengalaman Anda.
- Pelajari daftar yang baru saja Anda buat. Tanyakan pada diri sendiri: “Apa saja dari daftar ini yang Tuhan ingin saya pakai untuk kebaikan orang lain?”
- Anda hanya bertanggung jawab atas karunia Anda sendiri, bukan karunia orang lain. Apa saja cara praktis untuk berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain?


    Bacaan Alkitab Setahun :
Amsal 8-10; II Korintus 4    


Allah telah memberi Anda karunia untuk suatu tujuan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional