29 Desember 2022
Bacaan Hari ini:
1 Korintus 4:7 “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?”
Kita sudah membahas tentang bagaimana yakin pada kebaikan Tuhan akan membantu Anda menghadapi pergumulan hidup.
Namun apa yang terjadi ketika Anda mulai menganggap bahwa hal-hal yang Anda dapatkan dalam hidup ini ialah hasil dari usaha Anda sendiri, dan melupakan kebaikan yang berasal dari Tuhan?
Dalam Lukas 12, Yesus menceritakan satu kisah tentang seorang kaya yang sangat sukses tetapi sama sekali tidak berterima kasih kepada Tuhan atas kekayaannya. Maka Tuhan berkata padanya, “Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah”
(Lukas 12: 20-21).
Ini sebuah peringatan serius!
Kesombongan dan rasa tidak tahu berterima kasih ialah dosa yang membuat Setan diusir dari surga, dan itu adalah sumber dari segala dosa. Ketika Anda berhenti bersyukur kepada Tuhan, itu hanya akan menimbulkan masalah buat Anda: “Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap”
(Roma 1:21).
Masalah yang muncul dengan orang-orang ini ialah pada akhirnya mereka akan menyembah diri mereka sendiri. Mereka berpikir, “Tunggu dulu! Saya yang membangun bisnis ini dengan tangan kosong.” Tapi siapa yang memberi Anda tangan itu? Jawab mereka, "Saya yang memikirkan semua rencana bisnis ini sendiri." Tapi siapa yang memberi Anda kepintaran itu? Mereka mengklaim, "Selama ini saya bekerja untuk berada di posisi saya sekarang dengan keringat saya sendiri." Tapi siapa yang memberi Anda kemampuan untuk bekerja begitu keras?
Alkitab bertanya seperti ini: “Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?”
(1 Korintus 4:7).
Segala sesuatu yang Anda miliki dalam hidup—kemampuan untuk melihat, mendengar dan mencerna, serta akal pikiran dan keselamatan Anda—Anda berutang itu semua kepada Tuhan. Jika bukan karena kebaikan-Nya, Anda tidak akan bernapas saat ini. Rasa tidak berterima kasih juga salah satu akar dari ateisme; ketika Anda tidak bersyukur kepada Tuhan, Anda akan mulai mengabaikan atau bahkan menyangkal apa yang telah Dia lakukan buat Anda. Dan itu selangkah lebih dekat kepada menyangkal bahwa Tuhan itu ada.
Sesungguhnya Anda dapat melihat kehadiran Tuhan di mana pun Anda memandang: “Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih”
(Roma 1:20).
Bacaan Alkitab Setahun :
Maleakhi 2; Wahyu 19
Jika Anda mulai meragukan kebaikan Tuhan, melangkahlah keluar dan lihat sekeliling Anda. Anda bisa melihat kebaikan Tuhan pada seluruh ciptaan-Nya!
(Diterjemahkan dari Daily Devotional