Beri Tahu Uang Anda Ke Mana Ia Harus Pergi

Beri Tahu Uang Anda Ke Mana Ia Harus Pergi

23 Juli 2022

Bacaan Hari ini:
Amsal 21:5 “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.”

Hampir semua orang ingin mengelola keuangannya dengan efektif. Jika Anda murid Yesus, tentu Anda ingin mengalami berkat Tuhan dalam keuangan Anda. Satu cara untuk mencapai tujuan tersebut ialah dengan merencanakan pengeluaran Anda—dengan membangun suatu kebiasaan menetapkan anggaran belanja.

Singkatnya, anggaran adalah pengeluaran yang direncanakan. Ketimbang bertanya-tanya ke mana perginya uang Anda, dengan adanya anggaran belanja, Anda menyuruh uang Anda ke mana ia harus pergi. Satu-satunya cara untuk mencapai tujuan keuangan Anda yaitu, pertama, menentukan untuk apa Anda akan menggunakan uang Anda dan kemudian, membuat rencana bagaimana cara Anda melaksanakannya.

Kebebasan finansial bukan datang dari menghasilkan lebih banyak uang, melainkan dari menghabiskan uang lebih sedikit. Kebebasan finansial tidak berdasarkan pada seberapa banyak yang Anda hasilkan; itu berdasarkan pada bagaimana Anda membelanjakan uang yang Anda hasilkan. Anda bisa mencapai kebebasan finansial di hampir semua tingkat pendapatan.

Apabila Anda tidak tahu cara mengelola uang di level pendapatan Anda saat ini, maka Anda tidak akan tahu cara mengelola lebih banyak uang. Seberapa pun banyaknya atau sedikitnya pendapatan Anda, Anda tetap harus belajar merencanakan pengeluaran Anda.

Amsal 21:5 mengatakan, “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.” Di banyak budaya “bertindak terlalu cepat” itu serupa dengan belanja impulsif—pengeluaran spontan yang tidak direncanakan. Belanja impulsif singkatnya seperti ini: Anda melihatnya, menginginkannya, dan membelinya.

Bagaimana Anda menghentikan kebiasaan membeli secara impulsif? Perkecil anggaran belanja Anda! Buat strategi keuangan, lalu beri tahu uang Anda ke mana ia harus pergi. Dengan begitu Anda bisa berbelanja lebih sedikit.

Studi demi studi memperlihatkan bahwa jika Anda berbelanja lebih sedikit, maka Anda menghabiskan lebih sedikit. Misalnya, Anda sedang terlilit utang, maka, tempat terakhir yang harus Anda datangi untuk bersantai ialah mal. Jika Anda tidak ingin tersengat, jauhi sarang lebah!

Tentunya itu bukan nasihat keuangan yang baru, apalagi mendalam. Tapi yang pasti, ini sulit untuk dilakukan. Selain dibutuhkan disiplin nyata untuk mengubah kebiasaan konsumtif, dibutuhkan juga kerja keras untuk merencanakan anggaran dan senantiasa menaatinya.

Namun, di hari-hari yang paling sulit sekali pun, ingatlah bahwa Tuhan beserta Anda dan Dia menginginkan yang terbaik buat Anda. Dia akan membantu Anda mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjadi pelayan yang bertanggung jawab atas apa yang telah Dia berikan kepada Anda.

Renungkan hal ini:
- Mengapa penting untuk menemukan cara penganggaran yang sesuai buat Anda? (Jika Anda tak kunjung menemukan gaya penganggaran yang sesuai untuk Anda, tanyakan kepada teman Anda bagaimana mereka memantau pengeluaran mereka.
- Apa satu hal yang bisa Anda hentikan supaya pengeluaran Anda lebih sedikit?
- Seperti apakah bentuk kebebasan finansial dalam hidup Anda saat ini apabila dulu Anda membuat anggaran belanja?


    Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 33-34; Kisah Para Rasul 24    


Tuhan ingin melihat kesetiaan Anda dalam mengelola uang.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional