03 November 2022
Bacaan Hari ini:
1 Yohanes 4:18 “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.”
Allah adalah teladan dari kemerdekaan yang radikal. Alkitab mengatakan, “Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan”
(Galatia 5:1).
Apa yang kita dapatkan dari kemerdekaan ini? Selama beberapa hari terakhir, kita telah belajar bahwa kemerdekaan dari Allah memberi Anda hati nurani yang bersih, akses langsung kepada Allah, dan kekuatan untuk melakukan apa yang benar. Selanjutnya, itu memberi Anda kemerdekaan dari rasa takut akan kematian.
Kematian adalah ketakutan semua orang. namun hanya ada sedikit orang yang berani menghadapinya. Kita mungkin bisa menjalani hidup dengan berpura-pura seolah kita tidak akan mati. Akan tetapi hanya orang bodohlah yang menjalani hidup tanpa persiapan sebelum menghadapi sesuatu yang tidak bisa cegah, kematian.
Namun inilah kabar baiknya: Yesus datang untuk membebaskan Anda dari rasa takut akan kematian.
Ibrani 2:14-16 mengatakan, “Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani.”
Sejujurnya, saya sudah benar-benar bebas dari rasa takut akan kematian. Mengapa? Karena saya mengenal Allah, dan saya tidak merasa ketakutan dengan-Nya. Saya telah menjadi teman-Nya selama lebih dari 60 tahun. Sebaliknya, satu-satunya orang yang ketakutan dengan Allah ialah orang-orang yang tidak mengenal Dia. Semakin baik Anda mengenal-Nya, semakin berkurang ketakutan Anda pada-Nya, karena Dia adalah kasih.
“Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih”
(1 Yohanes 4:18).
Bagaimana Anda bisa ketakutan dengan seseorang yang mengasihi Anda dengan tulus? Bagaimana Anda bisa ketakutan dengan satu Pribadi yang memikirkan Anda lebih dari diri Anda sendiri?
Bila Anda mengenal Allah, ketika Anda mati artinya Anda tidak akan meninggalkan rumah, melainkan Anda akan pulang!
Anda akan pergi ke tempat yang kekal, yaitu, “Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan”
(lihat Matius 25:34).
Puji Tuhan, Anda dapat hidup bebas! Anda bisa hidup tanpa rasa bersalah, dapat berbicara dengan Allah kapan saja dan di mana saja, merdeka untuk melakukan apa yang benar, dan yakin tidak perlu takut akan kematian—semua itu karena Anda adalah milik Yesus.
Renungkan hal ini:
- Bagaimana renungan ini memberi Anda sebuah perspektif baru tentang kematian?
- Dalam bidang apa dalam hidup Anda di mana seolah-olah hidup ini adalah segalanya?
- Apa satu cara kecil atau besar yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan hati Anda hari ini buat kematian yang tidak terelakkan?
Bacaan Alkitab Setahun :
Yehezkiel 23 - 26; II Timotius 2: 14-26
Allah tahu setiap detail hidup Anda. Dia bahkan tahu berapa banyak helai rambut yang Anda miliki di kepala Anda! Jadi, mengapa Anda harus takut untuk pergi bersama-Nya selamanya.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional