22 September 2022
Bacaan Hari ini:
Ulangan 30:19 “Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu.”
Orang-orang selalu bertanya, “Bagaimana mungkin Tuhan yang pengasih mengirimkan orang-orang ke neraka?”
Misalkan Anda kecanduan narkoba dan hidup di jalanan. Hidup Anda pun berantakan dan tak punya rumah atau bahkan tempat untuk makan atau mandi.
Kemudian seseorang muncul dan berkata, “Izinkan saya membantu Anda. Biarkan saya membawa Anda ke rumah saya dan membantu Anda membersihkan diri dan memberikan Anda satu set pakaian baru dan makanan yang enak. Anda bisa tinggal di rumah saya. Anda bisa menjadi bagian dari keluarga saya. Bahkan, saya akan mengadopsi Anda. Anda boleh memakai nama keluarga saya! Saya akan melunasi semua utang Anda. Bahkan Anda bisa memakai kartu kredit saya dan mempunyai akses ke semua keluarga saya. Anda tak perlu berusaha atau bekerja keras untuk mendapatkannya. Saya melakukan ini semata hanya karena saya mengasihi Anda dan hendak menunjukkan Anda kasih karunia dari Allah.
“Akan tetapi, ketika Anda tinggal di rumah saya sebagai bagian dari keluarga saya, maka ada beberapa peraturan rumah yang harus Anda ikuti. Kita harus saling menghormati dan saling bantu dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dan yang terakhir, tidak diperbolehkan menggunakan narkoba di rumah ini.”
Apakah wajar jika Anda diharapkan untuk mematuhi peraturan si pemilik rumah? Tentu saja. Jika mereka memberikan tawaran seperti itu, maka paling tidak mereka dapat mengharapkan Anda untuk merespons dengan kasih karunia.
Apakah wajar mengharapkan Anda menaati peraturan rumah keluarga yang Anda tumpangi? Tentu saja. Apabila mereka memberi tawaran seperti itu, hal yang mereka harapkan ialah supaya Anda menanggapinya kembali dengan menghargai mereka.
Anda bisa memilih untuk menjawab, “Terima kasih, tetapi saya akan memilih untuk hidup di jalanan karena saya tidak ingin menjauhi narkoba. Saya tidak rela melepaskan mereka untuk kemudian menjadi bagian dari keluarga Anda.
Apabila Anda menolak tawaran tersebut, maka kesalahan ada pada Anda, akibat dari pilihan Anda, bukan karena orang yang memberikan kasih karunia. Orang itu melakukan hal yang penuh kasih untuk membantu Anda keluar dari situasi tersebut. Karena itulah, Anda tidak boleh berkata bahwa orang lain sulit untuk dikasihi.
Allah tidak mengirimkkan manusia ke neraka. Manusialah yang memilih untuk pergi ke sana. Ketika Anda memilih untuk ikut Yesus, hanya ada satu peraturan di rumah-Nya: Yesus telah membayar tiket Anda ke surga. Dia telah mengampuni Anda! Yang harus Anda lakukan ialah menerimanya.
Jika Anda ingin melakukan jalan Anda sendiri dan menolak tawaran kasih karunia Allah, ingatlah bahwa Dia tidak membenci Anda. Andalah yang memilih untuk menghancurkan hidup Anda.
Renungkan hal ini:
- Apakah Anda percaya bahwa Allah memiliki hak untuk membuat peraturan tentang siapa yang masuk ke surga? Mengapa atau mengapa tidak?
- Apakah dengan memberikan Anda pilihan tentang di mana Anda akan menghabiskan kekekalan menunjukkan bahwa Allah mengasihi Anda?
- Mengapa Anda diberikan kebebasan dalam hal menyerahkan hidup Anda kepada Yesus?
Bacaan Alkitab Setahun :
Pengkotbah 8-10; Galatia 3
Allah berhak membuat tata tertib di rumah-Nya. Dan pilihan untuk ikut Dia ada di tangan Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional