01 Februari 2023
Bacaan Hari ini:
Mazmur 23:5 “Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.”
Raja Daud tahu apa artinya diserang secara emosional, verbal, dan jasmani. Sebagai seorang pemuda, dia diurapi oleh Nabi Samuel untuk menjadi raja Israel berikutnya, tetapi Saul tetap menjadi raja. Meskipun Daud melayani dia dengan setia, Saul cemburu dengan si calon raja ini dan memutuskan untuk membunuhnya. Daud harus lari bersembunyi dari Saul di gua-gua, sementara kebohongan tentang dia disiarkan ke seluruh kerajaan. Tetapi meski begitu, Daud tidak pernah berkata buruk tentang Raja Saul. Daud tidak pernah membalas—sebab Allah sedang mempersiapkan dia untuk menjadi raja yang berkenan di hati-Nya. Daud berkata tentang Allah, “Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah”
(Mazmur 23: 5).
Apakah Daud terdengar seperti seseorang yang sedang tertekan? Tidak! Dia tidak perlu menghabiskan seluruh energinya untuk membela diri, sebab ia telah mempercayakan Allah sebagai pembelanya.
Dibutuhkan iman yang besar serta kerendahan hati untuk berserah kepada Allah dan beristirahat dalam kebaikan-Nya, ketika orang lain menyerang, diserang, disalahpahami, dan ketika gosip terseebar tentang Anda. Ketika itu terjadi, memang segalanya yang ada di dalam diri Anda ingin bangkit dan berbuat sesuatu. Bagaimana Anda mengatasi orang-orang yang menyerang Anda? Jangan. Biarkan Allah yang menghadapi mereka.
Allah bukan hanya ingin membela Anda, tetapi Ia juga ingin bersekutu dengan Anda: Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria orang-orang yang mengasihi nama-Mu”
(Mazmur 5:11).
Baik Mazmur 23 maupun Mazmur 5 mendeskripsikan gambaran sebuah perjamuan, sebuah pesta, di waktu yang tak terduga—tidak hanya di saat-saat menyenangkan, tapi juga saat Anda diserang.
Jika saat ini Anda tengah berada dalam panasnya peperangan, Allah mengetahuinya. Mungkin saat ini Anda berjuang dengan pekerjaan Anda. Anda berjuang dengan kesehatan Anda. Anda berjuang untuk kewarasan Anda. Anda berjuang untuk harga diri Anda. Saat peperangan itu berlangsung, Dia ingin mengadakan perjamuan buat Anda untuk memberikan Anda dorongan.
Allah ingin mengadakan perjamuan di zona peperangan, dan menjadi tuan rumahnya. Dorongan seperti itu tersedia bagi Anda hari ini ketika Anda menyerahkan kekhawatiran, rasa sakit, kendali Anda kepada Yesus, dan bersandar pada janji-janji-Nya atas Anda.
Jika Anda adalah anak Allah, Bapa surgawi Anda bangga terhadap Anda. Para pengkritik mungkin menghina Anda, memfitnah Anda, mengabaikan Anda, mengejek Anda, atau menjatuhkan Anda, tetapi mereka tidak bisa menghentikan berkat Allah dalam hidup Anda.
Seperti yang dikatakan Alkitab, “Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cint,a”
(Kidung Agung 2: 4).
Renungkan hal ini:
- Peperangan apa yang sedang Anda hadapi sekarang? Apa yang membuat Anda takut pada lawan Anda?
- Apa yang harus Anda lepaskan untuk menyerahkan pembelaan Anda kepada Allah?
- Bagaimana beristirahat di tengah pergumulan membantu Anda untuk bertarung lebih baik?
Bacaan Alkitab Setahun :
Keluaran 27-28; Matius 21:1-22
*Percayakan Allah sebagai pembela Anda. *
(Diterjemahkan dari Daily Devotional