01 Agustus 2022
Bacaan Hari ini:
Yohanes 13:14-15 “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.”
Salah satu tanda keluarga yang luar biasa—baik itu keluarga biologis, keluarga adopsi, atau pun keluarga gereja—adalah saling membantu untuk bertumbuh. Tetapi bagaimana cara melakukannya?
Saya akan memberi Anda dua metode yang membantu pertumbuhan, dan dua yang tidak. Dua metode ini berlaku dalam setiap bidang kehidupan, bukan hanya dalam keluarga.
Anda saling membantu dalam pertumbuhan:
1. Melalui teladan. Yesus melakukan ini dalam mengajar para murid-Nya. Yohanes 13:14-15 mengatakan, “Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu; sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu.” Anak-anak Anda tidak ingin mendengarkan khotbah. Mereka ingin melihat teladan Yesus dalam hidup Anda.
2. Melalui percakapan. Jika Anda tidak melakukan percakapan yang kritis dengan anak-anak Anda tentang problematika kehidupan yang nyata, maka Anda telah kehilangan kesempatan untuk membantu mereka tumbuh. Sayangnya, sebagian besar percakapan orang tua dengan anak-anak ialah tentang jadwal, makan, atau pekerjaan rumah—bukan tentang hal-hal yang benar-benar penting dalam kehidupan.
Alkitab mengatakan dalam Ulangan 6:7, “Haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.”
Anda tidak membantu orang lain bertumbuh:
1. Melalui kritikan. Mengomel itu tak ada gunanya. Mengutuk tidak akan bekerja. Mengkritik dan mengeluh sama sekali tidak efektif dalam membantu seseorang untuk berubah. Mengapa? Karena ketika Anda mengkritik, Anda fokus pada apa yang tidak Anda inginkan, daripada apa yang Anda inginkan.
Efesus 6:4 mengatakan, “Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.”
2. Dengan membandingkan. Semua orang unik. Tidak ada seorang pun di dunia yang seperti Anda! Itulah sebabnya membandingkan tidak akan pernah membantu. Apalagi itu berbahaya dalam setiap hubungan. Alkitab berkata, “Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain”
(Galatia 6:4).
Alkitab penuh dengan petunjuk dan contoh tentang bagaimana harus memperlakukan satu sama lain. Faktanya, Alkitab memuat 58 pernyataan “saling”—hal-hal seperti saling mengasihi, peduli satu sama lain, saling mendoakan, mendorong satu sama lain, saling membantu, menasihati satu sama lain, dan saling menopang.
Itulah cara yang Tuhan maksudkan. Perjanjian Baru memberitahu kita untuk “Karena itu nasihatilah seorang akan yang lain dan saling membangunlah kamu seperti yang memang kamu lakukan”
(1 Tesalonika 5:11).
Renungkan hal ini:
- Pikirkan tentang percakapan yang Anda lakukan dengan keluarga Anda kemarin atau hari ini. Apakah Anda mengobrol tentang hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup? Jika tidak, bagaimana Anda bisa mengubah beberapa percakapan Anda agar dapat saling membantu bertumbuh?
- Jika Anda adalah orang tua, apa hal terakhir yang membuat Anda harus memarahi anak Anda? Bagaimana Anda menjadi teladan sehari-hari tentang cara hidup yang benar, ketimbang menunjukkan perilaku yang salah?
- Alih-alih membandingkan atau mengritik, bagaimana Anda dapat membangun orang-orang dalam keluarga Anda?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 57-59; Roma 4
Jadikan kasih sebagai dasar dari keluarga Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional