02 Agustus 2022
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 4:9 “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.”
Hubungan adalah ibarat jas hujan selama badai kehidupan. Ketika teman atau anggota keluarga Anda mengalami badai, bantulah mereka. Orang-orang yang berkomitmen terhadap satu sama lain saling melindungi dalam badai.
Pengkhotbah 4:9 mengatakan, “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.” Kehidupan mendatangkan segala macam badai ketika Anda melindungi orang-orang yang Anda kasihi. Kadang kehidupan mendatangkan badai perubahan; dan di lain kesempatan itu berupa badai dari pikiran-pikiran Anda yang membahayakan.
Namun badai yang paling menyakitkan dari semuanya ialah badai penolakan. Ketika teman Anda, anak-anak Anda, atau pasangan Anda merasa disisihkan, maka Anda serta orang-orang yang dekat dengan mereka, perlu berkumpul dan hadir buat mereka, ibarat jas hujan di tengah-tengah badai.
Bertahun-tahun lalu, anak saya yang pertama, Amy, duduk di bangku SMA. Ia mencoba bergabung dalam tim pemandu sorak. Dia terus berlatih dan berlatih untuk mengikuti audisi pemandu sorak itu. Tetapi alhasil, malah temannyalah yang diterima dan ia ditolak—dan itu teramat menghancurkan hatinya. Begitu tiba di rumah, dia segera berlari ke kamarnya, duduk di lantai dan menangis tersedu-sedu.
Semua orang yang ada di rumah kami mendengar tangisannya. Dan satu demi satu, kami masing-masing, akhirnya pergi ke kamarnya, duduk di lantai bersamanya, dan menangis bersamanya.
Kami tidak memberikan nasihat apa pun padanya; ia tidak perlu nasihat. Kami tidak berkata, “Jangan khawatir. Itu bukan masalah besar." Itu masalah besar!
Kami tidak berkata, "Jangan menangis!"
Kami tidak mengatakan hal-hal yang tidak sensitif itu kepada seseorang yang tengah bersedih. Sebaliknya, kami semua duduk di sana selama sekitar 30 menit, hanya menangis bersamanya.
Kami sekeluarga tak akan pernah lupa kejadian itu. Mengapa?
Sebab, pada saat itu, kami ibarat menjadi jas hujan untuknya. Kami menjadi penangkap badai. Kami menjadi pelindungnya. Seseorang dalam keluarga kami tengah terluka, maka kami tidak boleh menyepelekannya. Kami tidak mencoba untuk membujuknya keluar dari badai kehidupannya.
Kami tidak berusaha menghiburnya. Kami hanya perlu menangis bersamanya.
Renungkan hal ini:
- Mengapa orang harus paling merasakan dukungan dari keluarga mereka?
- Ketika seorang anak dalam hidup Anda menghadapi penolakan, apa yang biasanya Anda katakan? Menurut Anda apa hal penuh kasih dan alkitabiah untuk dikatakan atau dilakukan kepada mereka?
- Bagaimana Anda kadang mencoba untuk mengajak seseorang untuk tidak merasa ditolak atau tersisihkan? Apa bahayanya melakukan hal ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 60-62; Roma 5
Keluarga-keluarga yang luar biasa—baik itu keluarga biologis, adoptif, mau pun rohani—harus saling melindungi di dalam badai.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional