Bagaimana Cara Mengembangkan Rencana Hidup

14 November 2022

Bacaan Hari ini:
Amsal 16:9 “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.”

Ketika Anda membuat rencana hidup, kontribusi Tuhan terhadap keberhasilannya jauh lebih besar daripada kontribusi Anda—meski kontribusi Anda juga tetaplah penting. Dalam Perjanjian Lama, Nehemia memberikan kita contoh tentang memahami sepenuhnya bahwa rancangan manusia bergantung sepenuhnya pada Tuhan.

Ketika Nehemia menjadi juru minuman Raja Artaxerxes, dia mendengar kampung halamannya di Yerusalem telah dihancurkan dan tidak berkuasa lagi. Hal ini mengganggu pikiran Nehemia, maka ia memutuskan untuk pulang ke Yerusalem dan membangun kembali tembok kota itu.

Alkitab berkata, “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya” 
(Amsal 16: 9).

Rencana Nehemia mengenai bagaimana dia akan sampai di Yerusalem memberi tahu kita tujuh langkah dalam mengembangkan rencana hidup. 
Berikut ini adalah dua di antaranya:

Langkah 1: Mintalah bantuan Tuhan

Nehemia tahu dia tidak bisa begitu saja secara impulsif meminta agar sang raja membiarkan dia pulang untuk membangun kembali kampung halamannya. Maka, dia berdoa meminta bantuan Tuhan, “Ya, Tuhan, berilah telinga kepada doa hamba-Mu ini dan kepada doa hamba-hamba-Mu yang rela takut akan nama-Mu, dan biarlah hamba-Mu berhasil hari ini dan mendapat belas kasihan dari orang ini." Ketika itu aku ini juru minuman raja” 
(Nehemia 1:11).

Perhatikan, Nehemia juga berdoa, “Biarlah hamba-Mu berhasil hari ini.” Kadang-kadang Anda mungkin berpikir Anda tidak seharusnya meminta kesuksesan dari Tuhan. Tetapi tidak ada salahnya berdoa meminta kesuksesan kepada Tuhan ketika Anda percaya bahwa Tuhan akan turut bekerja di dalamnya.

Langkah 2: Persiapkan diri Anda untuk meraih peluang, kemudian tunggulah.

Nehemia harus menunggu sebelum diberi kesempatan untuk menyampaikan rencananya kepada raja. Kemudian suatu hari, “Pada bulan Nisan tahun kedua puluh pemerintahan raja Artahsasta, ketika menjadi tugasku untuk menyediakan anggur, aku mengangkat anggur dan menyampaikannya kepada raja” 
(Nehemia 2:1). 

Karena Nehemia punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri, maka dia tahu persis apa yang hendak dia katakan kepada sang raja.

Ketika Anda mulai mendoakan rencana, visi, atau impian yang Tuhan beri kepada Anda, biasanya Dia tidak langsung menjawabnya. Seringkali Tuhan menunggu untuk melihat seberapa serius Anda dalam menanggapi hal itu. Apakah Anda akan terus berdoa dan merencanakan sambil menunggu? Jika demikian, Anda akan siap untuk membuka pintu pada saat peluang mengetuk pintu Anda.

Renungkan hal ini:
- Pikirkan satu waktu ketika Anda membuat rencana tanpa meminta hikmat dan kasih karunia Allah. Bagaimana hasilnya?
- Langkah iman apa yang dapat Anda ambil hari ini sambil menunggu pintu kesempatan terbuka?
- Apa yang perlu dibangun kembali dalam keluarga Anda, pekerjaan Anda, komunitas Anda, kota Anda, atau bangsa Anda? Berdoalah dan mintalah hikmat, arahan, dan bantuan Tuhan saat Anda mengembangkan sebuah rencana.


    Bacaan Alkitab Setahun :
Hosea 6-10; Ibrani 3:1-6    


Perkenanan Tuhan adalah kemurahan hati-Nya dan Anda membutuhkannya untuk membuat dan menggenapi rencana Anda.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional