17 November 2022
Bacaan Hari ini:
Pengkhotbah 4:9-10 “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!”
Saat Anda mengharapkan Tuhan untuk melakukan hal-hal besar dalam hidup Anda, ada dua fakta yang perlu Anda pahami tentang impian yang Dia berikan kepada Anda.
Pertama, tidak ada mimpi yang dibangun tanpa sokongan orang lain.
Layaknya sebuah bangunan yang memerlukan pondasi, begitu pula dengan impian Anda. Kesuksesan sejati bukanlah pekerjaan satu orang. Apa pun yang Anda lakukan dalam hidup akan membutuhkan bantuan dari orang lain. Tuhan menghubungkan kita untuk saling membutuhkan sehingga kita bisa belajar bagaimana caranya bekerja sama.
Alkitab mengatakan, “Berdua lebih baik dari pada seorang diri, karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!”
(Pengkhotbah 4: 9-10).
Mengapa Anda tidak boleh mengejar impian Anda seorang diri?
Berikut ini tiga alasan:
- Anda tidak tahu semua yang perlu Anda ketahui.
- Anda tidak punya cukup waktu atau tenaga untuk melakukan segalanya sendiri.
- Anda tidak memiliki semua bakat yang Anda butuhkan untuk mewujudkan impian Anda.
Intinya adalah: Dibutuhkan sebuah tim untuk mewujudkan sebuah impian.
Kedua, tidak ada impian yang dibangun tanpa pertentangan. Ketika Anda memutuskan untuk mengejar impian yang Tuhan berikan kepada Anda, seseorang akan mencoba untuk mematahkan semangat Anda. ketika Anda berkata, "Ayo, kita kerjakan!" mereka akan berkata, "Jangan!" Penghancur mimpi ada di mana-mana. Mereka sering menolak untuk berubah dan merasa bahwa tugas mereka ialah untuk menjatuhkan satu sama lain.
Ketika Nehemia membuat rencana untuk membangun kembali Yerusalem, Sanbalat dan Tobia, dua pengkritik rencana Nehemia, “sangat kesal karena ada orang yang datang mengusahakan kesejahteraan orang Israel”
(Nehemia 2:10).
Mereka mengejek dan mencemooh Nehemia dan keinginan bangsa Israel untuk membangun kembali kota mereka.
Akan tetapi, Nehemia tidak menghabiskan banyak waktu untuk menanggapi para pengkritiknya—begitu pula seharusnya dengan Anda. Jika Anda hanya menanggapi apa yang orang lain pikirkan tentang Anda, maka Anda tak akan pernah menyelesaikan apa pun. Sebaliknya, seperti Nehemia, tanggapilah dengan simpel, kemudian lanjutkanlah hidup. Nehemia berkata, "Allah semesta langit, Dialah yang membuat kami berhasil! Kami, hamba-hamba-Nya, telah siap untuk membangun”
(lihat Nehemia 2:20).
Ketika Anda memahami dua fakta tentang membangun mimpi, Anda akan diperlengkapi dengan lebih baik lagi untuk mewujudkan rancangan Tuhan atas hidup Anda.
Renungkan hal ini:
- Siapa dalam hidup Anda yang telah menyokong Anda dalam mencapai impian atau tujuan hidup Anda? Bagaimana mereka membantu Anda?
- Bagaimana Tuhan menggunakan kerja sama tim—di tempat kerja, sekolah, atau rumah Anda—untuk membuat mimpi menjadi kenyataan?
- Apa biasanya respons Anda terhadap kritik? Bagaimana renungan hari ini telah mendorong Anda untuk merespons secara berbeda saat Anda menghadapi kritikan oleh karena mengikuti rencana Allah?
Bacaan Alkitab Setahun :
Amos 1-4; Ibrani 4:14-16
Ingat, untuk mewujudkan sebuah mimpi, Anda membutuhkan sebuah tim, dan ketika Anda mengejarnya, Anda akan selalu menemukan pertentangan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional