Bisakah Saya Yakin akan Masuk Surga?

06 Oktober 2022

Bacaan Hari ini:
Yohanes 5:24 “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.”


Mungkin Anda pernah membayangkan hari penghakiman seperti ini:

Anda berdiri di luar gerbang surga dalam antrean yang sangat panjang. Antrean itu kemudian perlahan bergerak maju, selangkah demi selangkah. Saat Anda semakin dekat, Anda mulai berkeringat dan bertanya-tanya, “Bisakah aku masuk ke sana? Apakah aku akan berhasil? Apakah Allah akan menggunakan layar TV raksasa, memperlihatkan setiap hal bodoh atau kesalahan yang pernah kulakukan? Apakah setiap dosaku akan dibeberkan?”

Saya punya Kabar Baik buat Anda, yaitu yang dijanjikan oleh Yesus Kristus sendiri: “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum”
 (Yohanes 3:18).

Pun, seperti yang Dia katakan dalam kitab Yohanes: “Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup” 
(Yohanes 5:24).

Apakah itu suatu kabar baik?
 Tentu saja.

Saya punya teman bernama Buddy yang bercerita ketika ia masih kecil, guru sekolah minggunya mengajarkan bahwa Allah sedang duduk di surga, mencatat setiap hal buruk yang pernah dilakukan oleh Buddy. Guru ini bahkan menyuruh kelas itu menyanyikan lagu ini setiap minggu, “Tuhanku menulis sepanjang waktu. Dia menulis, menulis, menulis sepanjang waktu.” Buddy berkata, “Itu membuat saya takut. Pikir saya saat itu, ‘Saya tidak akan pernah bisa masuk surga, karena daftar dosa saya semakin panjang dan panjang.’”

Apa seperti itukah Allah memperlakukan Anda ketika Anda datang kepada-Nya dan menaruh iman percaya Anda di dalam Kristus? 
Tidak! 
Malah sebaliknya, Dia menghapus, menghapus, menghapus sepanjang waktu. Mengampuni, mengampuni mengampuni sepanjang waktu. Dia sedang duduk di surga, menekan tombol "hapus".

Mengapa? Sebab Alkitab mengatakan, "Allah adalah kasih”
 (1 Yohanes 4:8) dan kasih "tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain” 
(1 Korintus 13:5). 

Jika Anda menaruh iman percaya Anda pada kasih Yesus Kristus, maka dosa-dosa Anda akan dihapuskan.

Berpeganglah pada janji-Nya: “Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus”
 (Roma 8:1).

Renungkan hal ini:
- Apa yang Anda pikirkan saat Anda mendengar orang-orang berbicara tentang "hari penghakiman"?
- Bagaimana keyakinan akan masa depan di surga mengubah tingkah laku dan pilihan-pilihan yang Anda buat sehari-hari?
- Jika Allah tidak mencatat kesalahan kita, mengapa kita tetap harus melakukan hal yang benar?

Ya, yakin dan percayalah bahwa Anda akan masuk surga!

Banyak orang takut akan kematian dan penghakiman—tetapi kematian dan kebangkitan Yesus dapat memerdekakan Anda dari rasa takut itu.

Alkitab mengatakan bahwa kita semua berdosa dan hukuman dosa adalah maut. Tetapi Allah teramat mengasihi Anda sehingga Ia mengutus Anak-Nya, Yesus, untuk menanggung hukuman atas dosa-dosa Anda, untuk membawa serta Anda ke dalam keluarga-Nya dan untuk menyelamatkan Anda dari penghakiman.

Jika Anda telah siap untuk masuk ke dalam keluarga Allah, berikut ini doa yang bisa Anda gunakan untuk memulainya: “Ya, Tuhan, aku tahu bahwa ketika aku mati kelak, akan memberikan pertanggungjawaban atas hidupku kepada-Mu secara langsung. Aku sadar bahwa aku telah berdosa terhadap-Mu dan menjalani hidupku dengan caraku, bukan dengan cara-Mu. Aku ingin berubah mulai dari sekarang. Aku ingin berpaling dari dosa-dosaku dan mendekat kepada-Mu.

“Terima kasih karena telah mengutus Yesus untuk mati dan membebaskanku dari dosa yang telah kubuat sehingga aku dapat memiliki hidup yang kekal dengan-Mu, bukan penghakiman. Aku tahu aku tak pantas menerima pengampunan-Mu. Aku tahu hanya kasih karunia-Mu sajalah yang dapat menyelamatkanku, ya, Tuhan.

“Tuhan, terima kasih telah mengasihiku dengan tulus dan menanggung semua kesalahanku. Engkau menerimaku sehingga aku layak masuk ke dalam surga. Dengan kerendahan hati, kumeminta-Mu untuk menyelamatkanku. Selamatkanlah aku dari dosa-dosaku dan dari penghukuman. Aku beriman kepada-Mu, Yesus. Aku percaya bahwa Engkau akan menepati janji-Mu untuk menyelamatkanku dengan pasti, sepenuhnya, dan selamanya. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin."


    Bacaan Alkitab Setahun :
Yesaya 33-36; Filipi 2 : 19-30    


Kematian dan kebangkitan Yesus memerdekakan Anda dari penghakiman.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional