06 September 2022
Bacaan Hari ini:
Yohanes 13:35 “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
Alkitab mengatakan bahwa orang Kristen yang tanpa gereja bagaikan sebuah organ tanpa tubuh, seekor domba tanpa kawanannya, atau seorang anak tanpa keluarga. Itu keadaan yang tak lazim.
Efesus 2:19 mengatakan, ‘Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah.”
Budaya individualisme dewasa ini telah menciptakan banyak anak yatim rohani—“orang Kristen kelinci” yang melompat dari satu gereja ke gereja lain tanpa identitas, tanpa peran, atau tanpa komitmen apa pun. Banyak dari mereka percaya bahwa mereka bisa menjadi "orang Kristen yang baik" tanpa harus bergabung (atau bahkan menghadiri) gereja lokal, gereja yang berada di lingkungan tempat tinggal mereka.
Jemaat gereja begitu penting untuk Yesus sebagaimana Dia rela mati di kayu salib untuk itu: “Sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya”
(lihat Efesus 5:25).
Hampir setiap kali kata “gereja” digunakan dalam Alkitab, itu merujuk pada para jemaat lokal yang nyata dan aktif. Dalam perjanjian Baru, Alkitab menganggap bahwa setiap orang Kristen akan menjadi jemaat dari gereja setempat.
Jika Anda seorang murid Kristus, adalah penting untuk berkomitmen pada satu kelompok pemuridan, bersama dengan orang-orang yang mengidentifikasi Anda sebagai orang percaya. Kata Yesus, “Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
(Yohanes 13:35).
Komitmen Anda pada sebuah gereja mendefinisikan sekaligus menguatkan Anda sebagai orang percaya. Ketika Anda bertemu dengan para jemaat lainnya, Anda akan mendapatkan motivasi dan dorongan dari mereka, dan sebaliknya, Anda pun bisa memberikan motivasi serta dorongan kepada mereka.
Mungkin minggu lalu adalah akhir pekan yang menyenangkan buat Anda, dan kini Anda merasa tidak perlu pergi ke gereja? Lalu jika Anda tidak pergi ke gereja, siapa yang akan kehilangan kata-kata penyemangat yang biasanya Anda berikan?
Bagi seseorang yang sedang berada di ujung keputusasaan, senyum hangat atau kata-kata penyemangat Anda mungkin dapat membuat suatu perbedaan.
Orang Kristen saling membutuhkan untuk dapat bertumbuh. Banyak orang berpikir pertumbuhan rohani adalah urusan pribadi, tetapi Allah memanggil orang percaya untuk saling menghidupi iman mereka di dalam sebuah komunitas gereja.
Ketika orang percaya saling bersatu dalam kasih sebagai satu keluarga gereja dengan latar belakang, ras, dan status sosial yang berbeda, itulah kesaksian bagi dunia.
Seperti yang dikatakan Galatia 3:28, “Kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.”
Renungkan hal ini:
- Mengapa penting untuk menjadi jemaat gereja lokal?
- Bagaimana respons Anda terhadap orang percaya yang tidak menghadiri gereja oleh karena sakit hati atau kekecewaan masa lalu?
- Bagaimana Anda dapat mempersiapkan hati Anda untuk bergereja minggu ini?
Bacaan Alkitab Setahun :
Mazmur 149-150; I Korintus 16
Anda tak dapat menumbuhkan iman yang mendalam di dalam keterasingan.
(Diterjemahkan dari Daily Devotional